Apa itu Super Snow Moon?

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Bahana. com – Fase bulan purnama Istimewa Snow Moon bulan tersebut terjadi pada tanggal 27 Februari 2021 sore tersebut. Apa itu Super Snow Moon?

Berdasarkan informasi dibanding LAPAN, Super Snow Moon dapat disaksikan mulai memukul 15. 17. 11 WIB / 16. 17. 11 WITA / 17. 17. 11 WIT dengan tenggang 370. 595 km daripada Bumi (geosentrik) dan terletak di Konstelasi Leo. Fase Bulan Purnama merupakan perihal ketika Bulan membelakangi Matahari segaris lurus dengan Dunia dan Matahari.  

Menurut Pusat Les Sains Antariksa LAPAN, bulan purnama pada Februari 2021 disebut sebagai Bulan Purnama Salju atau Super Snow Moon karena di bagian Bumi bagian utara, hujan salju turun di abu musim dingin.  

Istimewa Snow Moon ini mampu disaksikan sekitar pukul 18. 30 waktu setempat dibanding arah timur-timur laut, berarakan berkulminasi esok harinya semasa 30 menit setelah pusat malam pada 28 Februari pukul 06. 30 periode setempat di sebelah mengadukan. Lalu, apa itu Super Snow Moon dan kok disebut demikian?  

Baca Pula: Catat! Tanda Alam Unik Ini Bakal Terjadi di Bandung pada 3 Maret 2021

1. Setiap Kamar Purnama Punya Namanya Sendiri 

Penduduk asli Amerika dan orang-orang di semesta dunia menamai bulan berdasarkan petunjuk alam.

Meski sejenis, menurut Old Farmer’s Almanac, nama-nama bulan purnama dalam belahan dunia berasal sebab penduduk asli Amerika yang tinggal di AS periode utara dan timur. Cara ini dilakukan untuk membayangi musim.  

2. Mengapa Dikenal Super Snow Moon atau Bulan Salju?  

Sebab, pada bulan Februari terjadi hujan salju yang lebat. Hingga akhirnya kamar purnama di bulan Februari disebut sebagai ‘bulan salju’ karena dinilai sebagai kamar dengan salju paling tebal di AS.  

Baca Juga: Fenomena Kamar Purnama Salju Akan Berlaku Malam Ini, Simak Penjelasannya

Selama 19 tahun sekali, bulan Februari tidak memiliki bulan purnama. Apalagi, bulan purnama di kamar Februari terjadi pada tarikh 2018. Selain itu, kamar Februari juga disebut sebagai ‘bulan kelaparan’ karena cuaca ekstrem yang membuat pelacakan mencari makanan menjadi pelik.